Analis budidaya ikan lele

Lele adalah salah satu jenis ikan yang digemari oleh masyarakat kita, karena itu banyak bermunculan para peternak lele baru yang ingin sukses di usaha ini, namun kebanyakan orang tidak tahu apa saja yang harus dipersiapkan. Dan saya disini ingin share kepada kalian tentang usaha ternak lele dalam kolam terpal, apa saja yang harus dipersiapkan, modal dan juga keuntungan yang bisa didapatkan.

Hal pertama yang harus dipersiapkan dalam setiap usaha adalah modal, jika modal tidak ada maka usaha juga tidak bisa jalan. Lalu apa saja yang harus dipersiapkan sebelum ternak lele?, dan apa saja peralatan yang harus dipersiapkan?. Kita akan bahas hal itu dan saya akan menjelaskan dari modal awalnya.

Alat dan bahan
1. Terpal                            : Rp. 120.000,00
2. Bibit lele 1000 x 200      : Rp. 200.000,00
3. Pakan sampa panen       : Rp. 900.000,00
4. Obat Lele                      : Rp. 200.000,00
5 Dana tambahan               : Rp. 100.000,00

Total                                  : Rp. 1.520.000

Disini saya anggap kalian sudah punya lahan, jadi saya tidak akan memasukkan biaya sewa lahan. Saya disini akan membuat target bahwa minimal lele yang mampu bertahan hidup sampai panen berjumlah 800 ekor. Harga lele yang akan kita gunakan adalah 20.000 per kilo. Dengan berat saat panen 6 ekor per kilo. Jadi bisa kita simpulkan.

Jumlah 800 : 6 =133 kilo
Laba kotor 133 x 20.000 = Rp. 2.660.000,00
Laba bersih = 2.660.000 - 1.520.000 = Rp. 1.140.000,00

Setelah kita mengetahui perhitungan diatas maka tentu kita tahu bahwa usaha budidaya lele memang terbukti menguntungkan, namun harga diatas masih bisa berubah tergantung daerah dan harga pasaran saat ini. Jika anda pemula maka cobalah untuk membesarkan ikan lele 100 ekor saja dalam didalam bak besar.

Sebelum saya menulis artikel ini, saya sudah menganalisa usaha ini dengan analis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threat), dan inilah hasilnya.

1. Strengths (Kekuatan)
  • Lele merupakan salah satu makana favorit di Indonesia
ikan lele merupakan salah satu makanan favorit di Indonesia, itu dikarenakan bukan hanya rasanya saja yang enak namun juga harga ikan lele yang tidak terlalu mahal
  • Lele merupakan ikan budidaya yang mudah perawatanya
Dibandingkan ikan lainya, ikan lele merupakan ikan yang tahan penyakit dan lebih cepat masa pertumbuhanya, karena itu banyak peternak ikan yang memulai usahanya dengan mencoba ikan lele terlebih dahulu.

2. Weaknesses (Kelemahan)
  • Label tidak sehat oleh masyarakat
Beberapa masyarakat di Indonesia melabeli ikan lele dengan sebutan ikan yang tidak sehat, mereka beranggapan bahwa ikan lele dibesarkan di tempat yang kotor dan diberi makan bangkai ayam supaya lebih gemuk. Kabar ini cukup buruk bagi kita yang membudidayakan ikan lele dengan cara sesehat mungkin.

3.  Opportunities (Kesempatan)
  •  Kebutuhan pasar yang besar
Kebutuhan pasar akan lele memang begitu besar, itu semua disebabkan karena makin banyaknya warung atau restoran menggunakan ikan lele sebagai icon nya, dan masyarakat kita sendiri juga sangat menggemari ikan yang satu ini
  • Harga lele yang bisa bersahabat dengan masyarakat
Perlu kalian ketahui bahwa harga lele saat ini beragam per daerahnya, tetapi dimanapun harga lele juga tidak terlalu mahal jika dijual ke masyarakat. Ini merupakan salah satu jaminan keberhasilan bagi para peternak lele jika mereka khawatir ikanya tidak laku.

4. Threat (Ancaman)
  • Kalah bersaing dengan jenis ikan lain
Seperti yang kita tahu bahwa budidaya ikan lele lebih mudah dari ikan lain tetapi masyarakat kita pada dasarnya lebih menyukai jenis ikan lain daripada ikan lele, jadi jangan kaget bahwa ikan yang lebih umum di pasaran bukanlah ikan lele tetapi ikan jenis lain seperti nila atau ikan bandeng.
Latest
First


EmoticonEmoticon